<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ibrahimovic Journal</title>
	<atom:link href="http://ibrahimovic.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ibrahimovic.wordpress.com</link>
	<description>Terbang Ke Sana Terbang Kesini Kembalinya Kesini Juga ....</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Aug 2007 07:49:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ibrahimovic.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ibrahimovic Journal</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ibrahimovic.wordpress.com/osd.xml" title="Ibrahimovic Journal" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ibrahimovic.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Liga Premiership.. Mahal !!</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/liga-premiership-mahal/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/liga-premiership-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Aug 2007 07:49:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Bola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/liga-premiership-mahal/</guid>
		<description><![CDATA[BTW, mungkinkah tahun ini masih bisa nonton Premiership seperti tahun-tahun sebelumnya. Soalnya harga tayang Liga Premiership 2007/2008 sangat mahal sedangkan televisi di negri ini tau aja sendiri, ya semoga aja ada yang mau menguras kocek lebih dalam agar masyrakat pecinta Premiership tetap bisa menikmatinya. Sebenarnya ada solusi jitu yang lain dengan memakai saluran berlangganan. tapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=133&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BTW, mungkinkah tahun ini masih bisa nonton Premiership seperti tahun-tahun sebelumnya. Soalnya harga tayang Liga Premiership 2007/2008 sangat mahal sedangkan televisi di negri ini tau aja sendiri, ya semoga aja ada yang mau menguras kocek lebih dalam agar masyrakat pecinta Premiership tetap bisa menikmatinya.</p>
<p>Sebenarnya ada solusi jitu yang lain dengan memakai saluran berlangganan. tapi kayaknya solusi ini untuk kalangan yang berduit alias &#8220;borjuis baik dari kalangan yang bersih maupun koruptor dan keluarganya&#8221;</p>
<p>rakyat indonesia yang tidak berkesempatan, kita gigit jari rame-rame aja kalo ternyata pada akhirnya ga&#8217; ada siaran yang nayangin Premiership 2007/2008.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/133/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/133/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=133&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/liga-premiership-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FITUR &amp; FAKTA UNGGULAN PCMAV</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/fitur-fakta-unggulan-pcmav/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/fitur-fakta-unggulan-pcmav/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Aug 2007 07:35:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anti Virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/fitur-fakta-unggulan-pcmav/</guid>
		<description><![CDATA[Apa aja sih fitur unggulan yang dimiliki oleh PCMAV?? ANTIVIRUS TERBAIK: Ya.. jelas aja, karena mampu mengenali sekaligus mengatasi gangguan virus  komputer yang banyak menyebar di Indonesia (lokal &#38; asing), lebih  banyak dari antivirus lainnya di dunia. Bukan hanya akurat, tapi  juga tuntas 100% tanpa merusak dokumen dan sistem Windows.  Keselamatan dokumen dan sistem Windows [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=132&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa aja sih fitur unggulan yang dimiliki oleh PCMAV??</p>
<p><strong>ANTIVIRUS TERBAIK</strong>: Ya.. jelas aja, karena mampu mengenali sekaligus mengatasi gangguan virus  komputer yang banyak menyebar di Indonesia (lokal &amp; asing), lebih  banyak dari antivirus lainnya di dunia. Bukan hanya akurat, tapi  juga tuntas 100% tanpa merusak dokumen dan sistem Windows.  Keselamatan dokumen dan sistem Windows adalah prioritas utama di PCMAV. Teknisi PCMAV yang sangat ahli, terlatih dan berpengalaman  selalu bekerja keras dan berdedikasi tinggi demi terciptanya   sebuah antivirus yang handal dan terpercaya. Tidak ada antivirus  lain yang sepeduli dan setuntas PCMAV dalam mengatasi virus  komputer.</p>
<p><span id="more-132"></span></p>
<p>PENELITI YANG BERPENGALAMAN: Dengan pengalaman sejak tahun 1992,  pengembang antivirus di PC Media merupakan peneliti virus komputer dan pembuat antivirus yang sangat berpengalaman dan termasuk langka di Indonesia. Oleh karenanya, kami tahu benar bagaimana menghasilkan antivirus terbaik. Selain itu, PCMAV juga didukung penuh oleh PC Media, majalah komputer terbesar di Indonesia.</p>
<p>- DENGAN DOBEL ENGINE ANTIVIRUS: PCMAV dapat dikombinasikan dengan engine ClamAV yang telah disempurnakan oleh tim PCMAV untuk mendapatkan hasil pendeteksian dan perlindungan virus yang lebih banyak, bahkan hingga 94.000 virus lebih. Kombinasi dua engine antivirus terbaik di kelasnya ini (PCMAV &amp; ClamAV) sungguh dahsyat dalam melindungi komputer Anda!</p>
<p>- PEMERIKSAAN MENYELURUH: PCMAV melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap sistem sebelum melakukan pemeriksaan terhadap folder/file. Dengan teknologi khusus, PCMAV bahkan mampu mendeteksi dan mengatasi secara sempurna beberapa virus kompleks yang aktif di memory maupun di registry, seperti PendekarBlank atau Brontok, walau virus-virus tersebut berusaha melindungi dirinya sendiri di memory atau tampil acak di registry. Hal ini penting untuk mendapatkan hasil yang akurat dan sempurna.</p>
<p>- AKTIF MELINDUNGI: Teknologi &#8220;ActiveCheck&#8221; terbaru, yang terdapat di PCMAV RealTime Protector, dirancang untuk secara pro-aktif  memastikan sebuah file yang dijalankan telah bebas virus dan akan menghadang virus sebelum menyebar, bahkan untuk virus baru yang belum dikenal. Jadi Anda pun bisa tenang, karena saat komputer   Anda bekerja, PCMAV RealTime Protector tak berhenti melindungi.</p>
<p>- TUNTAS 100%: Teknologi &#8220;DeepClean&#8221; terbaru dapat diandalkan untuk memperbaiki (repair) secara menyeluruh hingga 100% settingan registry dan file sistem penting Windows yang &#8220;dirusak&#8221; oleh   virus/trojan/worm maupun akibat penggunaan antivirus lain yang   kurang handal. Virus pun dapat dibasmi sampai ke &#8220;akar-akarnya&#8221;   tanpa merusak file maupun dokumen penting lainnya.</p>
<p>- MENYELAMATKAN DOKUMEN: Teknologi pintar &#8220;SmartUnhide&#8221; mampu    secara otomatis mengembalikan file,folder dan dokumen penting   yang disembunyikan oleh beberapa virus yang kompleks, seperti   Moonlight, FluBurung atau PendekarBlank, tanpa merusak atau   menghapusnya.</p>
<p>- MENGENAL VIRUS BARU: Teknologi &#8220;GeneticHeuristic&#8221; yang unik   secara efektif mampu mendeteksi virus baru yang belum dikenal.</p>
<p>- MUDAH DIOPERASIKAN: Dengan PCMAV, menu dan tampilan dari sebuah  program antivirus kini begitu menyenangkan, mudah dioperasikan   dan tidak ribet. (Buat Apa Susah kalo bisa gaammmmpang)</p>
<p>- ENTENG: PCMAV cukup ringan dalam penggunaan memori dan resource  komputer.</p>
<p>- TANPA INSTALL: PCMAV berukuran cukup kecil dan bersifat portable,     sehingga dapat dioperasikan secara langsung tanpa perlu   meng-install-nya. Sangat cocok untuk penggunaan instan yang   bersifat darurat, seperti pada USB flash disk. Tinggal &#8220;copy&#8221; &amp;   &#8220;paste&#8221;! (Keren Bukan!!)</p>
<p>- TEKNOLOGI DETEKSI TERKINI: PCMAV menggunakan beragam teknologi  pendeteksian virus terkini, termasuk pattern matching, code   analysis dan hashing.</p>
<p>- GRATIS: Merupakan bonus ekstra di setiap pembelian Majalah PC   Media edisi terbaru yang terbit tiap bulan.</p>
<p>- MADE IN INDONESIA: PCMAV diciptakan dan dikembangkan sendiri oleh   bangsa Indonesia. Bangga dengan karya anak bangsa.</p>
<p>Disalin ulang dari readme PCMAV &#8211; PCMedia</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/132/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/132/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=132&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/fitur-fakta-unggulan-pcmav/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Memilih PCMAV?</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/mengapa-memilih-pcmav/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/mengapa-memilih-pcmav/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Aug 2007 07:29:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anti Virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/mengapa-memilih-pcmav/</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini PCMAV merupakan satu-satunya antivirus di dunia yang mengandung formula dan teknologi khusus yang unik dan tangguh untuk mengatasi virus komputer yang menyebar luas di Indonesia, baik jenis lokal maupun mancanegara (asing), secara akurat dan tuntas 100% tanpa merusak sistem Windows, dokumen dan file penting.PCMAV diciptakan dan dikembangkan sebagai bentuk rasa cinta dan terimakasih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=131&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini PCMAV merupakan satu-satunya antivirus di dunia yang mengandung formula dan teknologi khusus yang unik dan tangguh untuk mengatasi virus komputer yang menyebar luas di Indonesia, baik jenis lokal maupun mancanegara (asing), secara akurat dan tuntas<br />
100% tanpa merusak sistem Windows, dokumen dan file penting.<span id="more-131"></span>PCMAV diciptakan dan dikembangkan sebagai bentuk rasa cinta dan terimakasih kami kepada para pembaca setia PC Media. Namun demikian, kami juga merasa senang jika masyarakat umum dapat merasakan manfaatnya.</p>
<p>Dikembangkan secara intensif oleh PC Media, majalah komputer terbesar dan terlaris di Indonesia, serta didukung luasnya jaringan distribusi Pinpoint Publications, PCMAV telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 komputer pembaca setia dan pecinta Majalah PC Media di nusantara dan angka ini akan terus bertambah.</p>
<p>Perlu teknik dan pengalaman tersendiri untuk menciptakan sebuah antivirus yang ampuh dan terpercaya. Dengan pengalaman sejak tahun 1992, peneliti antivirus di PC Media merupakan pakar antivirus komputer yang paling berpengalaman dan termasuk langka di Indonesia.</p>
<p>Teknisi PCMAV yang sangat ahli, terlatih dan berpengalaman secara meyakinkan berhasil menemukan dan mengembangkan sendiri berbagai teknologi baru nan handal untuk mengatasi virus dan menjaga sistem Anda tetap berjalan normal. Selain menggunakan engine antivirus-nya sendiri, PCMAV juga dapat mengkombinasikan engine dari ClamAV sebagai plugin untuk memperkuat hasil pendeteksian hingga 94.000 virus lebih (lihat keterangan di bawah).</p>
<p>Kami pun percaya bahwa PC Media merupakan satu-satunya majalah komputer di dunia (termasuk di Indonesia) yang memiliki tim dengan talenta tinggi yang didedikasikan secara penuh dan profesional untuk meneliti dan mengembangkan antivirus-nya sendiri. Ini membuktikan komitmen PC Media untuk selalu memberikan nilai tambah kepada pembaca setianya.</p>
<p>Jadi, mulai sekarang, percayakan selalu penanganan virus, worm maupun trojan yang menyerang komputer Anda hanya kepada PCMAV.</p>
<p>Mari kita dapatkan versi terbarunya hanya dari majalah PC Media edisi terbaru, terbit tiap bulan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/131/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/131/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=131&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/08/11/mengapa-memilih-pcmav/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nikmat Mampu Berbicara dan Menjelaskan</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/08/nikmat-mampu-berbicara-dan-menjelaskan/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/08/nikmat-mampu-berbicara-dan-menjelaskan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 12:01:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/08/nikmat-mampu-berbicara-dan-menjelaskan/</guid>
		<description><![CDATA[Sesungguhnya kenikmatan yang Alloh Subhanahu wa Ta’ala berikan kepada hamba-hambanya tak terhitung dan tak terhingga banyaknya. Dan termasuk salah satu nikmat agung yang diberikan oleh Alloh Subhanahu wa Ta’ala kepada kita adalah nikmat mampu berbicara. Dengan kemampuan tersebut seseorang bisa mengutarakan keinginannya, mampu menyampaikan perkataan yang benar dan mampu beramar ma&#8217;ruf dan nahi mungkar. Orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=107&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><span class="datasimp"><span class="datasimp"> </span></span>Sesungguhnya kenikmatan yang Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala </em>berikan kepada hamba-hambanya tak terhitung dan tak terhingga banyaknya. Dan termasuk salah satu nikmat agung yang diberikan oleh Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala </em>kepada kita adalah nikmat mampu berbicara. Dengan kemampuan tersebut seseorang bisa mengutarakan keinginannya, mampu menyampaikan perkataan yang benar dan mampu beramar ma&#8217;ruf dan nahi mungkar.<span id="more-107"></span></p>
<p align="justify">Orang yang tidak diberi nikmat mampu ber­bicara, jelas dia tidak akan mampu melakukan hal di atas. Dia hanya bisa mengutarakan sesuatu dan memahamkan orang lain dengan isyarat atau dengan cara menuliskannya jika dia mampu menulis.</p>
<p>Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berfirman, yang artinya: <em>&#8220;Dan Alloh membuat (pula) perumpamaan dua orang lelaki, yang seorang bisu, tidak dapat berbuat sesuatupun dan dia menjadi beban bagi penanggungnya, ke mana saja dia disuruh oleh penanggungnya itu dia tidak dapat mendatangkan suatu kebajikan pun. Samakah orang itu dengan orang yang menyuruh berbuat keadilan yang berada di atas jalan yang lurus?&#8221; </em>(QS: An Nahl: 76)</p>
<p>Tentang tafsir ayat ini, ada yang mengatakan bahwasanya Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala </em>memberikan permisalan perbandingan antara diri-Nya dengan berhala yang disembah. Ada pula yang mengatakan bahwa Alloh memberi permisalan antara orang kafir dan orang yang beriman.</p>
<p>Permisalan di atas secara jelas menerangkan bahwa seorang budak bisu yang tidak mampu memberikan manfaat kepada orang lain. Pemiliknya pun tidak mampu mengambil manfaat ketika dia membutuhkannya.</p>
<p>Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berfirman, yang artinya:<em> &#8220;Demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya apa yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan Terjadi) seperti perkataan yang kamu ucapkan.&#8221;</em> (QS: Adz Dzariyat: 23)</p>
<p>Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala </em>bersumpah dengan diri-Nya mengenai kepastian akan kedatangan hari kebangkitan dan pembalasan bagi seluruh umat manusia, sebagaimana pastinya ucapan yang menjadi perwujudan dari orang yang berbicara. Pada ayat tersebut Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala </em>memaparkan sebahagian karunia-Nya yang berupa ucapan.</p>
<p>Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berfirman, yang artinya: <em>&#8220;Dia menciptakan manusia, dan mengajarinya berbicara.&#8221;</em> (QS: Ar Rahman: 2-3)</p>
<p>AI Hasan AI Bashri menafsirkan bahwa al bayan (penjelasan) adalah berbicara. Jadi, Alloh  <em>Subhanahu wa Ta’ala </em>menyebutkan nikmat berbicara ini, karena dengan berbicara manusia bisa mengutarakan apa yang diinginkannya ..</p>
<p>Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berfirman, yang artinya: &#8220;Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata, lidah dan dua buah bibir?&#8221; (QS: AI Balad: 8-9)</p>
<p align="justify">Dalam kitab Tafsirnya, Ibnu Katsir menjelasan, Firman Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> tersebut (Bukankah Kami telah memberiKan kepadanya dua buah mata), maksudnya dengan kedua mata tersebut dia mampu melihat. (dan lidah), yaitu dengan lidahnya dia mampu berbicara; mampu mengungkapkan apa yang tersimpan dalam hati­ nya. (dan kedua bibirnya), yaitu dengan kedua bibirnya dia dapat mengucapkan sebuah perkataan, atau memakan makanan; juga sebagai penghias wajah dan mulutnya.</p>
<p align="justify">Akan tetapi, kita tahu bahwa nikmat berbicara ini akan menjadi kenikmatan yang hakiki apabila digunakan untuk membicarakan hal-hal yang mendatangkan manfaat dan keselamatan. Dan sebaliknya apabila digunakan untuk perkara yang merusak, tentu hal itu justru akan menjadi musibah pemiliknya. Dalam keadaan seperti itu, lebih baik keadaannya bagi yang tidak diberi nikmat berbicara daripada seseorang yang diberikan nikmat tersebut tapi menggunakan nikmat berbicara ini untuk perkara yang jelek.</p>
<p>(Sumber Rujukan: Tafsir Ibnu Katsir dan berbagai sumber lainnya)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/107/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/107/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=107&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/08/nikmat-mampu-berbicara-dan-menjelaskan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rasululloh Dengan Para Tetangga</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/08/rasululloh-dengan-para-tetangga/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/08/rasululloh-dengan-para-tetangga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 02:02:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/08/rasululloh-dengan-para-tetangga/</guid>
		<description><![CDATA[Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam sangat memuliakan para tetangga. Tetangga memiliki kedudukan yang agung dalam kehidupan beliau. Beliau pernah berkata, yang artinya: &#8220;Malaikat Jibril alaihissalam senatiasa mewasiatkan agar aku berbuat baik kepada tetangga, sehingga aku mengira ia (Jibril) akan memberikan hak waris (bagi mereka).&#8221; (HR: Al-Bukhari dan Muslim) Beliau mewasiatkan Abu Dzar radhiallaahu anhu, yang artinya:  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=108&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> sangat memuliakan para tetangga. Tetangga memiliki kedudukan yang agung dalam kehidupan beliau. Beliau pernah berkata, yang artinya: <em>&#8220;Malaikat Jibril alaihissalam senatiasa mewasiatkan agar aku berbuat baik kepada tetangga, sehingga aku mengira ia (Jibril) akan memberikan hak waris (bagi mereka).&#8221;</em> (HR: Al-Bukhari dan Muslim)<span id="more-108"></span></p>
<p align="justify">Beliau mewasiatkan Abu Dzar <em>radhiallaahu anhu</em>, yang artinya:  <em>&#8220;Wahai Abu Dzar, jika engkau memasak makanan, perbanyaklah kuahnya, janganlah engkau lupa membagikannya kepada tetanggamu.&#8221; </em>(HR: Muslim)</p>
<p>Beliau juga memperingatkan dari bahaya mengganggu tetangga. Beliau bersabda, yang artinya:<em> &#8220;Tidak akan masuk Surga orang yang tidak merasa aman tetangganya dari kejahatannya.&#8221;</em> (HR: Muslim)</p>
<p>Oleh sebab itu, hendaklah kita senantiasa berlaku baik kepada para tetangga. Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> bersabda, yang artinya: <em>&#8220;Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, hendaklah ia berlaku baik kepada tetangganya.&#8221;</em> (HR: Muslim)</p>
<p>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/108/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/108/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=108&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/08/rasululloh-dengan-para-tetangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dzikir Rasulullah</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/dzikir-rasulullah/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/dzikir-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 12:14:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/dzikir-rasulullah/</guid>
		<description><![CDATA[Nabi umat ini sekaligus murabbi (pembimbing) yang handal dan terdepan memiliki komitmen yang sangat besar dalam beribadah. Beliau Shallallaahu alaihi wa Sallam selalu menghubungkan hatinya dengan Alloh ‘Azza wa Jalla. Tidak sedikitpun waktu yang terlewat tanpa dzikrullah, tahmid, syukur, istighfar dan taubat. Padahal telah diampuni dosa-dosa beliau yang lalu maupun yang akan datang. Namun beliau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=106&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Nabi umat ini sekaligus murabbi (pembimbing) yang handal dan terdepan memiliki komitmen yang sangat besar dalam beribadah. Beliau <em>Shallallaahu alaihi wa Sallam </em>selalu menghubungkan hatinya dengan Alloh <em>‘Azza wa Jalla</em>. Tidak sedikitpun waktu yang terlewat tanpa dzikrullah, tahmid, syukur, istighfar dan taubat. Padahal telah diampuni dosa-dosa beliau yang lalu maupun yang akan datang. Namun beliau senantiasa menjadi hamba yang bersyukur, nabi yang mensyukuri karunia Alloh <em>‘Azza wa Jalla</em> dan Rasululloh yang selalu memuji keagungan-Nya.<span id="more-106"></span></p>
<p class="MsoNormal" align="justify">Beliau mengenal kebesaran Alloh <em>‘Azza wa Jalla</em>, dengan itu beliau senantiasa memuji-Nya, memohon kepada-Nya dan kembali menuju ampunan-Nya. Beliau mengetahui betapa berharga waktu yang diberikan, beliau pergunakan sebaik-baiknya dengan selalu mengisi waktu dalam ketaatan dan ibadah.</p>
<p>&#8216;Aisyah <em>radhiyallahu &#8216;anha</em> berkata: <em>&#8220;Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam senantiasa berdzikir kepada Allah setiap waktu.&#8221;</em> (HR: Muslim)</p>
<p>Ibnu Abbas <em>radhiallaahu anhu </em>mengungkapkan: <em>&#8220;Kami pernah menghitung dzikir yang diucapkan Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam dalam satu majlis sebanyak seratus kali:  &#8220;Ya Allah, ampunilah aku, dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha menerima taubat lagi Maha Pengampun.&#8221;</em> (HR: Abu Daud)</p>
<p>Abu Hurairah <em>radhiallaahu anhu</em> menuturkan: &#8220;Saya pernah mendengar Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> bersabda, yang artinya:<em> &#8220;Demi Alloh, sesungguhya aku beristighfar dan bertaubat kepada Allah Subhannahu wa Ta&#8217;ala lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari.&#8221;</em> (HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Ibnu Umar <em>radhiallaahu anhu</em> berkata: <em>&#8220;Kami pernah menghitung dzikir yang diucapkan Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam dalam satu majlis sebanyak seratus kali: &#8220;Ya Alloh, ampunilah aku, dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha menerima taubat lagi Maha Pengampun.&#8221; </em>(HR: At-Tirmidzi)</p>
<p>Ummul Mukminin Ummu Salamah <em>radhiyallahu &#8216;anha</em> mengungkapkan kepada kita sebuah doa yang sering diucapkan Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> bila berada di sisinya, sebagai berikut: <em>&#8220;Ya Allah, Yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.&#8221;</em> (HR: At-Tirmidzi)</p>
<p>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/106/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/106/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/106/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=106&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/dzikir-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makanan Rasululloh</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/makanan-rasululloh/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/makanan-rasululloh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 12:02:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/makanan-rasululloh/</guid>
		<description><![CDATA[Meja makan dan piring silih berganti dipajang di rumah para pembesar kaum dan para penguasa. Lain halnya dengan Nabi umat ini, padahal negara beserta rakyatnya di bawah kekuasaan beliau. Unta yang penuh dengan muatan tiada henti-hentinya datang kepada beliau. Emas dan perak selalu terhampar di hadapan beliau. Tahukah kita makanan dan minuman beliau? Apakah seperti hidangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=105&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Meja makan dan piring silih berganti dipajang di rumah para pembesar kaum dan para penguasa. <span>Lain halnya dengan Nabi umat ini, padahal negara beserta rakyatnya di bawah kekuasaan beliau. Unta yang penuh dengan muatan tiada henti-hentinya datang kepada beliau. Emas dan perak selalu terhampar di hadapan beliau. Tahukah kita makanan dan minuman beliau? Apakah seperti hidangan para raja? Atau lebih mewah dari itu? Ataukah seperti hidangan orang-orang kaya dan bergelimang harta? atau lebih lengkap dan lebih komplit? janganlah terkejut melihat hidangan Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> yang sederhana lagi memprihatinkan. Anas bin Malik mengungkapkan kepada kita sebagai berikut:<em> &#8220;Rasululloh tidak pernah makan siang dan makan malam dengan daging beserta roti kecuali bila menjamu para tamu.&#8221; </em>(HR: At-Tirmidzi)</span><span id="more-105"></span></p>
<p align="justify">Karena sedikitnya jamuan yang tersaji dan banyaknya peserta hidangan, beliau tidak dapat makan kenyang kecuali dengan susah payah. Tidak pernah sekalipun beliau dapat makan sampai kenyang kecuali ketika menjamu para tamu. Beliau dapat kenyang bersama para tamu yang mesti beliau layani.</p>
<p>&#8216;Aisyah <em>radhiyallahu &#8216;anha</em> mengungkapkan, yang artinya: <em>&#8220;Keluarga Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam tidak pernah makan roti gandum sampai kenyang dua hari berturut-turut hingga beliau wafat.&#8221;</em> (HR: Muslim)</p>
<p>Dalam riwayat lain disebutkan, yang artinya: <em>&#8220;Keluarga Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam tidak pernah makan roti gandum sampai kenyang tiga hari berturut-turut semenjak tiba di kota Madinah sampai beliau wafat.&#8221; </em>(Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Bahkan Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> pernah tidak mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Hingga beliau tidur dalam keadaan lapar, tidak ada sesuap makanan pun yang mengganjal perut beliau. Ibnu Abbas menuturkan sebagai berikut, yang artinya: <em>&#8220;Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam dan keluarga beliau tidur dalam keadaan lapar selama beberapa malam berturut-turut. Mereka tidak mendapatkan hidangan untuk makan malam. Sedangkan jenis makanan yang sering mereka makan adalah roti yang terbuat dari gandum.&#8221;</em> (HR: At-Tirmidzi)</p>
<p>Keadaan seperti itu bukan karena beliau tidak punya atau kekurangan harta. Justru harta melimpah ruah berada dalam genggaman beliau dan harta-harta pilihan diusung ke hadapan beliau. Akan tetapi, Alloh<em> Subhanahu wata’ala</em> memilih keadaan yang paling benar dan sempurna bagi Nabi-Nya <em>Subhannahu wa Ta&#8217;ala</em>.</p>
<p><span>&#8216;Uqbah bin Al-Harits berkata: &#8220;Pada suatu hari Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam mengimami kami shalat Ashar. Seusai shalat, beliau segera memasuki rumah, tidak lama kemudian beliau keluar kembali. Aku bertanya kepada beliau, atau ada yang bertanya kepada beliau tentang perbuatan beliau itu. Beliau menjawab, yang artinya: <em>&#8220;Aku tadi meninggalkan sebatang emas dari harta sedekah di rumah. Aku tidak ingin emas itu berada di tanganku sampai malam nanti. Karena itulah aku segera membagikannya.&#8221;</em> (HR: Muslim)</p>
<p>Kedermawanan yang menakjubkan dan pemberian yang tiada bandingannya hanya dapat dijumpai pada diri Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em>.</p>
<p>Anas bin Malik radhiallahu anhu mengungkapkan, yang artinya: <em>&#8220;Setiap kali Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam dimintai sesuatu karena Islam, beliau pasti memberinya. Pernah datang menemui beliau seorang laki-laki, lantas beliau memberinya seekor kambing yang digembala di antara dua gunung (kambing yang gemuk). Lelaki itu kembali menemui kaumnya seraya berseru: &#8220;Wahai kaumku, masuklah kamu ke dalam Islam! Sesungguhnya Muhammad selalu memenuhi segala permintaan seakan-akan ia tidak takut jatuh miskin.&#8221;</em> (HR: Muslim)</p>
<p>Meski dengan kedermawaan dan pemberian yang demikian menakjubkan itu, namun cobalah lihat keadaan diri beliau , Anas bin Malik menuturkannya kepada kita. Ia berkata, yang artinya: <em>&#8220;Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam tidak pernah makan hidangan di meja makan hingga beliau wafat, beliau juga tidak pernah makan roti yang terbuat dari gandum halus hingga beliau wafat.&#8221; </em>(HR: Al-Bukhari)</p>
<p>&#8216;Aisyah <em>radhiyallahu &#8216;anha</em> mengisahkan, yang artinya:<em> &#8220;Pada suatu hari, Rasululloh Shallallahu&#8217;alaihi wasallam datang menemuiku. Beliau bertanya: &#8220;Apakah kamu masih menyimpan makanan?&#8221; &#8216;Aisyah radhiyallahu &#8216;anha menjawab: &#8220;Tidak ada!&#8221; Beliau berkata: &#8220;Kalau begitu aku berpuasa.&#8221; </em>(HR: Muslim)</p>
<p>Dalam sebuah riwayat yang shahih disebutkan bahwa Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> dan keluarganya pernah selama sebulan atau dua bulan hanya memakan Aswadaan, yaitu kurma dan air. (HR: Bukhari &amp; Muslim)</p>
<p>Dari Abu Hurairah<em> radhiallaahu anhu</em> ia berkata, yang artinya: <em>&#8220;Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam sama sekali tidak pernah mencela makanan. </em></span><em>Beliau akan memakannya bila suka, bila tidak, beliau akan membiarkannya.&#8221;</em> (Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Wahai saudaraku tercinta lagi mulia, bagi yang belum puas dan belum merasa cukup, akan saya bawakan secara ringkas ucapan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah <em>rahimahullah </em>sebagai berikut: &#8220;Adapun mengenai masalah makanan dan pakaian, sebaik-baik petunjuk di dalam masalah ini adalah petunjuk Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em>. Etika beliau terhadap makanan ialah memakan apa yang disajikan bila beliau menyukai-nya. Beliau tidak menolak makanan yang dihidangkan, dan tidak mencari-cari apa yang tidak tersedia. Jika disajikan roti dan daging, beliau akan memakannya. Bila dihidangkan buah-buahan, roti dan daging, beliau akan memakannya. <span>Jika dihidangkan kurma saja atau roti saja, beliau pun memakannya juga. Bila dihidangkan dua jenis makanan, beliau tidak lantas berkata: &#8220;Aku tidak mau menyantap dua jenis makanan!&#8221; Beliau tidak pernah menolak makanan yang lezat dan manis. Dalam hadits beliau menyebutkan, yang artinya: <em>&#8220;Akan tetapi aku berpuasa dan berbuka. Aku shalat malam dan juga tidur. Aku juga menikahi wanita dan juga memakan daging. Barangsiapa yang membenci sunnahku, maka ia bukan termasuk golongan-ku.&#8221;<br />
</em><br />
Alloh telah memerintahkan kita supaya memakan makanan yang baik-baik dan memerintahkan supaya banyak-banyak bersyukur kepada-Nya. Barang siapa yang mengharamkan makanan yang baik-baik, ia tentu termasuk orang yang melampaui batas. </span>Barang siapa yang tidak bersyukur, maka ia telah menyia-nyiakan hak Alloh. Petunjuk Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> adalah petunjuk yang paling tepat dan lurus. Ada dua jenis orang yang menyimpang dari petunjuk beliau:<strong> &#8220;Kaum yang berlebih-lebihan, mereka memuaskan nafsu syahwat dan melarikan diri dari kewajiban; Kaum yang mengharamkan perkara yang baik-baik dan mengada-adakan perbuatan bid&#8217;ah, seperti bid&#8217;ah rahbaniyyah yang tidak disyariatkan Allah . Sebab, tidak ada rahbaniyyah di dalam agama Islam.&#8221;</p>
<p></strong>Kemudian Syaikhul Islam melanjutkan: &#8220;Setiap yang halal pasti baik, dan setiap yang baik pasti halal. Karena Allah telah menghalalkan seluruh perkara yang baik-baik bagi kita dan mengharamkan seluruh perkara yang jelek. <span>Dan termasuk makanan yang baik ialah yang berguna lagi lezat. Dan Allah telah mengharamkan seluruh perkara yang memudharat-kan kita serta menghalalkan seluruh perkara yang bermanfaat bagi kita.</p>
<p>Kemudian beliau <em>rahimahullah </em>melanjutkan: &#8220;Umat manusia memiliki selera yang beraneka ragam dalam hal makanan dan pakaian. Kondisi mereka berbeda-beda pada saat lapar dan kenyang. Keadaan seorang insan juga selalu berubah-ubah. Akan tetapi, amal yang terbaik adalah yang paling mendekatkan diri kepada Alloh<em> Subhanahu wata’ala</em> dan yang paling bermanfaat bagi pelakunya.&#8221; </span>(Majmu&#8217; Fatawa II / 310)</p>
<p>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/105/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/105/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=105&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/makanan-rasululloh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membela Kehormatan Orang Lain</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/membela-kehormatan-orang-lain/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/membela-kehormatan-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 11:55:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/membela-kehormatan-orang-lain/</guid>
		<description><![CDATA[Majlis yang paling mulia adalah majlis dzikir dan ilmu. Sekarang, bagaimana menurutmu bila seorang manusia terpilih dan pembimbing umat maju mengetengahkan pembicaraan dan pengarahan dan bimbingan-nya! Beliau selalu mengoreksi orang yang keliru, meluruskan kesalahan orang yang jahil, memperingatkan orang yang lalai, sama sekali tidak di dapatkan dalam majlis beliau kecuali kebaikan-kebaikan. Hal itu adalah salah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=104&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Majlis yang paling mulia adalah majlis dzikir dan ilmu. Sekarang, bagaimana menurutmu bila seorang manusia terpilih dan pembimbing umat maju mengetengahkan pembicaraan dan pengarahan dan bimbingan-nya! Beliau selalu mengoreksi orang yang keliru, meluruskan kesalahan orang yang jahil, memperingatkan orang yang lalai, sama sekali tidak di dapatkan dalam majlis beliau kecuali kebaikan-kebaikan. Hal itu adalah salah satu bukti kesucian majlis dan ketulusan hati beliau.</p>
<p align="justify"><span>Beliau selalu menyimak dengan baik dan mendengarkan dengan saksama orang yang berbicara kepada-nya. Akan tetapi beliau tidak mau mendengarkan ghibah (gunjingan) dan tidak rela mendengarkan namimah (hasutan) dan buhtan (tuduhan palsu dan ucapan bohong). Beliau selalu membela kehormatan orang lain. </span><span id="more-104"></span><span>Dari &#8216;Itban bin Malik <em>Radhiallahu&#8217;anhu </em>ia berkata: <em>&#8220;Pada sebuah kunjungan, beliau mengerjakan shalat rumah kami. </em></span><em>Seusai shalat beliau bertanya: &#8220;Di mana gerangan Malik bin Ad-Dukhsyum?&#8221; Ada seseorang yang menyahut: &#8220;Dia adalah seorang munafik, dia tidak mencintai Alloh dan Rasul-Nya!&#8221; Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam segera menegur seraya berkata: &#8220;Jangan ucapkan demikian, bukankah kamu mengetahui dia telah mengucapkan kalimat syahadat Laa ilaaha illallaahu semata-mata mengharapkan pahala melihat wajah Alloh?&#8221; Sesungguhnya Alloh Subhanahu wata’ala telah mengharamkan atas neraka setiap orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaahu semata-mata mengharapkan pahala melihat wajah Alloh! Sesungguhnya Alloh telah mengharamkan atas Neraka setiap orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaahu semata-mata mengharapkan pahala melihat wajah Alloh !</em> <span>(Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p><strong>Beliau sangat memperingatkan dari persaksian palsu dan perampasan hak! </strong><br />
Dari Abu Bakar radhillaahu anhu ia berkata bahwa Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> pernah bersabda, yang artinya: <em>&#8220;Inginkah aku kabarkan kepadamu tentang dosa-dosa yang paling besar?&#8221; Kami menjawab: &#8220;Tentu saja wahai Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam!&#8221; Beliau berkata: &#8220;Mempersekutukan Alloh , mendurhakai kedua orang tua, lalu beliau bangkit dari sandarannya sambil berkata: &#8220;Ketahuilah, berikutnya adalah persaksian palsu!&#8221; beliau terus mengulangi ucapan itu sehingga kami berharap beliau menghentikannya.&#8221; </em>(Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Meskipun beliau mencintai &#8216;Aisyah <em>radhiallaahu anha</em>, beliau tetap menyanggah ghibah yang diucapkan istri beliau tercinta itu. beliau jelaskan kepadanya betapa besar bahaya ghibah.</p>
<p>&#8216;Aisyah <em>radhiyallahu &#8216;anha</em> pernah berkata: &#8220;Cukuplah bagimu tentang kekurangan Shafiyyah <em>radhiyallahu &#8216;anha</em> bahwa dia begini dan begini.&#8221; Perawi menjelaskan: Yaitu pendek tubuhnya. Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> langsung menegur, yang artinya: <em>&#8220;Engkau telah mengucapkan sebuah kalimat yang seandainya dicampur dengan air lautan niscaya akan mengotorinya.&#8221;</em> (HR: Abu Daud)</p>
<p>Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> telah memberikan kabar gembira bagi orang yang membela kehormatan saudaranya (seagama). Beliau bersabda, yang artinya: <em>&#8220;Barangsiapa yang membela kehormatan saudara-nya dari perkataan ghibah, niscaya Allah Subhanahu wata’ala akan membebaskannya dari api Neraka.&#8221;</em> (HR: Ahmad)</p>
<p>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)</span>
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/104/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/104/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=104&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/membela-kehormatan-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kasih Sayang Rasulullah</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/kasih-sayang-rasulullah/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/kasih-sayang-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 06:12:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/kasih-sayang-rasulullah/</guid>
		<description><![CDATA[Orang-orang yang keras hati tidak akan mengenal kasih sayang. Tidak ada sedikitpun kelembutan pada diri mereka. Hati mereka keras bagaikan karang. Kaku tabiat, baik ketika memberi maupun menerima. Kurang peka perasaan, lagi tipis peri kemanusiannya. Berbeda halnya dengan orang yang dikaruniai Alloh Ta&#8217;ala hati yang lembut, penuh kasih sayang lagi penuh kemurahan. Dialah yang layak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=103&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Orang-orang yang keras hati tidak akan mengenal kasih sayang. Tidak ada sedikitpun kelembutan pada diri mereka. Hati mereka keras bagaikan karang. Kaku tabiat, baik ketika memberi maupun menerima. Kurang peka perasaan, lagi tipis peri kemanusiannya. Berbeda halnya dengan orang yang dikaruniai Alloh <em>Ta&#8217;ala</em> hati yang lembut, penuh kasih sayang lagi penuh kemurahan. Dialah yang layak disebut pemilik hati yang agung penuh cinta. Hati yang diliputi dengan kasih sayang dan digerakkan oleh perasaan yang halus.</p>
<p><span id="more-103"></span>Dari Anas bin Malik Radhiallaahu anhu ia berkata, yang artinya: <em>&#8220;Rasululloh Shalallaahu alaihi  wasalam pernah membawa putra beliau bernama Ibrahim, kemudian mengecup dan  menciumnya.&#8221;</em> (HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Kasih sayang tersebut tidak hanya terkhusus bagi kerabat beliau saja, bahkan beliau curahkan juga bagi segenap anak-anak kaum muslimin. Asma&#8217; binti &#8216;Umeis <em>Radhiallaahu anha</em> –istri Ja&#8217;far bin  Abi Thalib- menuturkan, yang artinya: <em>&#8220;Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam datang menjengukku, beliau memanggil putra-putri Ja&#8217;far. Aku melihat beliau mencium mereka hingga menetes air mata beliau. Aku bertanya: &#8220;Wahai Rasululloh, apakah telah sampai kepadamu berita tentang Ja&#8217;far?&#8221; beliau menjawab: &#8220;Sudah, dia telah gugur pada hari ini!&#8221; Mendengar berita itu kamipun menangis. Kemudian beliau pergi sambil berkata: &#8220;Buatkanlah makanan bagi keluarga Ja&#8217;far, karena telah datang berita musibah yang memberatkan mereka.&#8221;</em> (HR: Ibnu Sa&#8217;ad, Tirmidzi dan  Ibnu Majah)</p>
<p>Ketika air mata Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em>  menetes menangisi gugurnya para syuhada&#8217; tersebut, Sa&#8217;ad bin &#8216;Ubadah  <em>Radhiallaahu anhu</em> bertanya: &#8220;Wahai Rasululloh, Anda menangis?&#8221; Rasululloh  <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> menjawab: <em>&#8220;Ini adalah rasa kasih sayang yang Alloh Ta&#8217;ala letakkan di hati hamba-hamba-Nya. Sesungguhnya hamba-hamba yang dikasihi Allah Ta&#8217;ala hanyalah hamba yang memiliki rasa kasih sayang.&#8221;</em> (HR:  Al-Bukhari)</p>
<p>Ketika air mata Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em>  menetes disebabkan kematian putra beliau bernama Ibrahim, Abdurrahman bin &#8216;Auf  <em>Radhiallaahu anhu</em> bertanya kepada beliau: &#8220;Apakah Anda juga menangis wahai  Rasulullah?&#8221; Rasululloh<em> Shalallaahu alaihi wasalam </em>menjawab: <em>&#8220;Wahai Ibnu &#8216;Auf, ini adalah ungkapan kasih sayang yang diiringi dengan tetesan air mata. Sesungguhnya air mata ini menetes, hati ini bersedih, namun kami tidak mengucapkan kecuali yang diridhai Allah Ta&#8217;ala. Sungguh, kami sangat berduka cita berpisah denganmu wahai Ibrahim.&#8221; </em>(HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Akhlak  Rasululloh<em> Shalallaahu alaihi wasalam</em> yang begitu agung memotivasi kita untuk meneladaninya dan menapaki jejak langkah beliau. Pada zaman sekarang ini, curahan kasih sayang terhadap anak-anak serta menempatkan mereka pada kedudukan yang semestinya sangat langka kita temukan. Padahal mereka adalah calon pemimpin keluarga esok hari, mereka adalah cikal bakal tokoh masa depan dan cahaya fajar yang dinanti-nanti. Kejahilan dan keangkuhan, dangkalnya pemikiran serta sempitnya pandangan menyebabkan hilangnya kunci pembuka hati terhadap para bocah dan anak-anak. Sementara Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em>, kunci pembuka hati itu ada di tangan dan lisan  beliau. Cobalah lihat, Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> senantiasa membuat anak-anak senang kepada beliau, mereka menghormati dan memuliakan beliau. Hal itu tidaklah mengherankan, karena beliau menempatkan mereka pada kedudukan yang tinggi.</p>
<p>Setiap kali Anas bin Malik melewati sekumpulan anak-anak, ia pasti mengucapkan salam kepada mereka. Beliau berkata, yang artinya:<em> &#8220;Demikianlah yang  dilakukan Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam .&#8221; </em>(Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Meskipun anak-anak biasa merengek dan mengeluh serta banyak tingkah,  namun Rasululloh<em> Shalallaahu alaihi wasalam</em> tidaklah marah, memukul, membentak dan menghardik mereka. Beliau tetap berlaku lemah lembut dan tetap bersikap tenang dalam menghadapi mereka.</p>
<p>Dari  &#8216;Aisyah <em>Radhiallaahu anha</em> ia berkata, yang artinya: <em>&#8220;Suatu kali pernah dibawa sekumpulan anak kecil ke hadapan Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam , lalu beliau mendoakan mereka, pernah juga di bawa kepada beliau seorang anak, lantas anak itu kencing pada pakaian beliau. Beliau segera meminta air lalu memer-cikkannya pada pakaian itu tanpa mencucinya.&#8221;</em> (HR:  Al-Bukhari)</p>
<p>Wahai pembaca yang mulia, engkau pasti mengetahui bahwa  duduk di rumah Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> merupakan sebuah kehormatan. Lalu, tidakkah terlintas di dalam lubuk hatimu? Bermain dan bercanda ria dengan si kecil, putra-putrimu? Mendengarkan tawa ria dan celoteh mereka yang lucu dan indah? Ayah dan ibuku sebagai tebusannya, Rasululloh<em> Shalallaahu  alaihi wasalam</em> selaku nabi umat ini, melakukan semua hal itu.</p>
<p>Abu  Hurairah <em>Radhiallaahu anhu </em>menceritakan: &#8220;Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam  </em>pernah menjulurkan lidahnya bercanda dengan Al-Hasan bin Ali Radhiallaahu anhu. Iapun melihat merah lidah beliau, lalu ia segera menghambur menuju beliau dengan riang gembira.&#8221; (Lihat Silsilah Shahihah no.70)</p>
<p>Anas bin Malik  <em>Radhiallaahu anhu</em> menuturkan, yang artinya:<em> &#8220;Rasululloh sering bercanda dengan Zainab, putri Ummu Salamah Radhiallaahu anha, beliau memanggilnya dengan: &#8220;Ya Zuwainab, Ya Zuwainab, berulang kali.&#8221;</em> (Zuwainab artinya: Zainab kecil) (Lihat Silsilah  Hadits Shahih no.2141 dan Shahih Al-Jami&#8217; 5-25)</p>
<p>Kasih sayang beliau kepada anak tiada batas, meskipun beliau tengah mengerjakan ibadah yang sangat agung, yaitu shalat. Beliau pernah mengerjakan shalat sambil menggendong Umamah putri Zaenab binti Rasululloh dari suaminya yang bernama Abul &#8216;Ash bin Ar-Rabi&#8217;. Pada saat berdiri, beliau menggendongnya dan ketika sujud, beliau meletakkannya. (Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Mahmud bin Ar-Rabi&#8217; <em>Radhiallaahu anhu</em> mengungkapkan, yang artinya:<em> &#8220;Aku masih ingat saat Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam menyemburkan air dari sebuah ember pada wajahku, air itu diambil dari sumur yang ada di rumah kami. Ketika itu aku baru berusia lima tahun.&#8221;</em> (HR: Muslim)</p>
<p>Rasululloh  <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> senantiasa memberikan pengajaran, baik kepada orang dewasa maupun anak-anak. Abdullah bin Abbas menuturkan: &#8220;Suatu hari aku berada di belakang Nabi <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em>, beliau bersabda, yang artinya: <em>&#8220;Wahai anak, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat: &#8220;Jagalah (perintah) Allah, pasti Allah akan menjagamu. Jagalah (perintah) Alloh, pasti kamu selalu mendapatkan-Nya di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Alloh, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah.&#8221; </em>(HR: At-Tirmidzi)</p>
<p>Telah kita saksikan bersama keutamaan akhlak dan keluhuran budi pekerti serta sejarah kehidupan yang agung. Semoga semua itu dapat menghidupkan hati kita dan dapat kita teladani dalam mengarungi bahtera kehidupan. Putra-putri yang menghiasi rumah kita, selalu membutuhkan kasih sayang seorang ayah serta kelembutan seorang ibu. Membutuhkan belaian yang membuat hati mereka bahagia. Sehingga mereka dapat tumbuh dengan pribadi yang luhur dan akhlak yang lurus. Siap untuk memimpin umat, sebagai buah karya dari para ibu dan bapak, tentu saja dengan taufik dari Alloh <em>Subhanahu wa Ta&#8217;ala</em>.</p>
<p>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/103/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/103/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=103&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/kasih-sayang-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bingkisan dan Tamu Rasululloh</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/bingkisan-dan-tamu-rasululloh/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/bingkisan-dan-tamu-rasululloh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 06:12:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/bingkisan-dan-tamu-rasululloh/</guid>
		<description><![CDATA[Sentuhan perasaan dan gejolak emosional adalah sesuatu yang selalu hadir dan dibutuhkan dalam kehidupan seorang insan, baik di tengah masyarakat, keluarga maupun di dalam rumahnya. Bingkisan hadiah adalah salah satu sarana untuk merekatkan hati dan meluluhkan dendam serta amarah. &#8216;Aisyah Radhiallaahu anhu menuturkan: &#8220;Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam biasa menerima bingkisan hadiah dan membalas bingkisan itu.&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=102&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Sentuhan perasaan dan gejolak emosional adalah sesuatu yang selalu hadir dan dibutuhkan dalam kehidupan seorang insan, baik di tengah masyarakat, keluarga maupun di dalam rumahnya. Bingkisan hadiah adalah salah satu sarana untuk merekatkan hati dan meluluhkan dendam serta amarah. &#8216;Aisyah <em>Radhiallaahu  anhu</em> menuturkan: <em>&#8220;Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam biasa menerima bingkisan  hadiah dan membalas bingkisan itu.&#8221;</em> (HR: Bukhari)</p>
<p><span id="more-102"></span>Pemberian hadiah dan ucapan terima kasih sebagai ungkapan rasa syukur ini hanya muncul dari jiwa yang mulia dan hati yang tulus. Akhlak yang mulia merupakan akhlak para nabi dan sunnah para Rasul. Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi  wasallam</em> adalah teladan yang terdepan dan panutan yang luhur dalam masalah  tersebut. Bukankah beliau telah menegaskan, yang arinya: <em>&#8220;Barangsiapa yang beriman kepada Alloh dan hari Akhirat, hendaklah ia memuliakan tamu. Hak tamu ialah sehari semalam. Kewajiban melayani tamu adalah tiga hari, lebih dari itu merupakan sedekah. Seorang tamu tidaklah boleh berlama-lama sehingga memberatkan tuan rumah.&#8221; </em>(HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Demi Alloh, tidak pernah disaksikan sebelumnya oleh siapapun juga, baik di gunung maupun di lembah, baik penduduk Hijaz maupun penduduk semenanjung Arab, akhlak dan budi pekerti seagung dan semulia Rasululloh<em> Shalallaahu alaihi wasalam</em>. Bahkan oleh penduduk Timur dan Barat  sekalipun. Perhatikanlah baik-baik dan lihatlah perilaku Rasululloh <em>Shalallaahu  alaihi wasalam</em>.</p>
<p>Dari Sahal bin Sa&#8217;ad Radhiallaahu anhu ia berkata:  <em>&#8220;Seorang wanita datang menemui Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam dengan membawa kain bersulam (berhias). Ia berkata: &#8220;Aku menenun dan menyulamnya sendiri dengan tanganku supaya engkau mengenakannya.&#8221; Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam pun mengambilnya, tam-paknya beliau sangat membutuhkan. Kemudian beliau keluar menemui kami dengan mengenakan kain itu sebagai sarung. Ada yang berkata: &#8220;Alangkah indahnya kain itu, hadiahkanlah kain itu kepadaku!&#8221; &#8220;Boleh!&#8221; jawab beliau. Lalu Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam duduk di dalam majlis kemudian kembali. Beliau segera melipat kain itu dan mengirimkannya kepada orang tersebut. Orang-orang berkata: &#8220;Alangkah bagusnya engkau ini, Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam lebih membutuhkan kain itu tetapi engkau malah memintanya, padahal engkau tahu bahwa Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam tidak pernah menolak permintaan!&#8221; orang itu menjawab: &#8220;Demi Alloh, sesungguhnya aku meminta kain itu kepada beliau bukan untuk kukenakan, akan tetapi aku ingin menjadikannya sebagai kain kafan.&#8221; Sahal berkata: &#8220;Dengan kain itulah ia dikafani.&#8221; </em>(HR: Bukhari)</p>
<p>Tidaklah mengherankan jika demikian luhur budi  pekerti hamba pilihan Alloh <em>Ta&#8217;ala</em> ini. Karena beliau dibimbing langsung dibawah pengawasan-Nya dan menjadikannya sebagai teladan. Beliau telah memberikan contoh yang agung dalam hal kemurahan hati dan kedermawanan.</p>
<p>Hakim bin Hizam <em>Radhiallaahu anhu</em> menuturkan: &#8220;Aku pernah meminta sesuatu kepada Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam , beliau lantas memberikannya. Kemudian aku meminta lagi, beliau pun memberikannya. Kemudian aku meminta lagi, beliau pun memberikannya seraya berkata, yang artinya: <em>&#8220;Wahai Hakim, sesungguhnya harta ini manis dan indah. Barang siapa yang mengambilnya dengan kemurahan hati, ia akan mendapat keberkatan padanya. Barangsiapa yang mengambilnya dengan ketamakan, ia tidak akan mendapat keberkatan padanya. Bagaikan orang yang makan tapi tidak pernah kenyang. Dan tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah.&#8221; </em>(Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Benarlah ucapan seorang penyair:<br />
Beliau adalah seorang yang  paling sempurna ketaatannya<br />
disamping memiliki semangat yang begitu tinggi.<br />
Demikian agung dan luhur kedudukan beliau<br />
hingga sulit dibandingkan  dengan siapapun.<br />
Bila cahaya beliau menyinari umat manusia<br />
niscaya akan  mengelokkan dan menaungi mereka.<br />
Ternyata cahaya itu adalah Al-Qur&#8217;an dan  Sunnah beliau.<br />
Kutemukan para pemburu tercengang keheranan.<br />
Kutemukan  semua kebaikan terkumpul pada seorang insan (Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi  wasalam</em>)</p>
<p>Jabir <em>Radhiallaahu anhu</em> berkata, yang artinya: <em>&#8220;Tidak pernah sama sekali  Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam mengatakan &#8220;tidak&#8221; (menolak) setiap kali  diminta.&#8221; </em>(HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Kedermawanan dan kemurahan hati beliau sulit untuk dicari tandingannya. Ditambah lagi dengan kebaikan hati, keelokan dalam bergaul dan kesetiaan beliau yang tiada taranya. Di antara kebiasaan beliau adalah menebar senyum kepada orang yang berada di dalam majlis. Sehingga orang-orang akan menyangka bahwa orang itulah yang paling beliau kasihi.</p>
<p>Jabir bin Abdullah <em>Radhiallaahu anhu</em> mengungkapkan, yang artinya: <em>&#8220;Sejak aku masuk Islam, setiap kali Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam berpapasan denganku atau melihatku, beliau pasti tersenyum.&#8221;</em> (HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Cukuplah  pengakuan dari orang yang melihat langsung menjadi pelajaran bagi kita.</p>
<p>Abdullah bin Al-Harits <em>Radhiallaahu anhu</em> menuturkan, yang artinya:<em> &#8220;Tidak pernah aku  melihat seseorang yang lebih banyak tersenyum daripada Rasulullah Shalallaahu  alaihi wasalam .&#8221; </em>(HR: At-Tirmidzi). Mengapa harus heran wahai saudaraku  tercinta, beliaulah yang menegaskan, yang artinya: <em>&#8220;Senyumanmu di hadapan saudaramu  (seiman) adalah sedekah.&#8221;</em> (HR: At-Tirmidzi)</p>
<p>Anas bin Malik<em> Radhiallaahu  anhu</em> yang pernah menjadi pelayan Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> telah mengungkapkan kepada kita beberapa sifat yang agung pada diri beliau. Yang sulit ditemukan pada diri seseorang, bahkan pada diri orang banyak. Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> adalah seorang yang sangat lembut, beliau pasti memperhatikan setiap orang yang bertanya kepadanya, beliau tidak akan berpaling sehingga sipenanyalah yang berpaling. Beliau pasti menyambut setiap orang yang mengulurkan tangannya kepada beliau, beliau tidak akan melepas jabatan tangannya sehingga orang itulah yang melepaskan.&#8221; (HR: Abu Nu&#8217;aim dalam kitab Dalaail)</p>
<p>Selain sangat memuliakan tamu dan berlaku lembut kepada mereka, beliau juga sangat penyantun terhadap umatnya. Oleh sebab itu, beliau tidak rela melihat kemungkaran bahkan beliau pasti segera membasminya. Ibnu Abbas <em>Radhiallaahu anhu</em> menuturkan bahwa suatu ketika Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi  wasalam </em>melihat cincin emas di tangan seorang lelaki. Beliau segera mencabut  cincin itu lalu membuangnya seraya berkata:<em> &#8220;Apakah salah seorang di antara kamu  suka memakai bara api dari Neraka di tangannya?&#8221;</em> (HR: Muslim)<span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p></span>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/102/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/102/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=102&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/bingkisan-dan-tamu-rasululloh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kehalusan, Kelemah lembutan dan Kesabaran Rasululloh</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/kehalusan-kelemah-lembutan-dan-kesabaran-rasululloh/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/kehalusan-kelemah-lembutan-dan-kesabaran-rasululloh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 06:09:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/kehalusan-kelemah-lembutan-dan-kesabaran-rasululloh/</guid>
		<description><![CDATA[Merampas dan mengambil hak orang lain dengan paksa merupakan ciri orang-orang zhalim dan jahat. Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam telah memancangkan pondasi-pondasi keadilan dan pembelaan bagi hak setiap orang agar mendapatkan dan mengambil haknya yang dirampas. Dan Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam telah menjalankan kaidah tersebut demi kebaikan dan semata-mata untuk jalan kebaikan dengan bimbingan karunia yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=101&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Merampas dan mengambil hak orang lain dengan paksa merupakan ciri orang-orang  zhalim dan jahat. Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> telah memancangkan pondasi-pondasi keadilan dan pembelaan bagi hak setiap orang agar mendapatkan dan mengambil haknya yang dirampas. Dan Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> telah menjalankan kaidah tersebut demi kebaikan dan semata-mata untuk jalan kebaikan dengan bimbingan karunia yang telah Alloh curahkan berupa perintah dan larangan. Kita tidak perlu takut adanya kezhaliman, perampasan, pengambilan dan pelanggaran hak di rumah beliau.<span id="more-101"></span></p>
<p>&#8216;Aisyah <em>radhiyallahu &#8216;anha</em> menuturkan: <em>&#8220;Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam tidak pernah sama sekali memukul seorang pun dengan tangannya kecuali dalam rangka berjihad di jalan Allah. Beliau tidak pernah memukul pelayan dan kaum wanita. Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam tidak pernah membalas suatu aniaya yang ditimpakan orang atas dirinya. Selama orang itu tidak melanggar kehormatan Allah Namun, bila sedikit saja kehormatan Allah dilanggar orang, maka beliau akan membalasnya semata-mata karena Allah.&#8221;</em> (HR: Ahmad)</p>
<p>&#8216;Aisyah <em>radhiyallahu &#8216;anha</em> mengisahkan: <em>&#8220;Suatu kali aku berjalan bersama Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam, beliau mengenakan kain najran yang tebal pinggirannya. Kebetulan beliau berpapasan dengan seorang Arab badui, tiba-tiba si Arab badui tadi menarik dengan keras kain beliau itu, sehingga aku dapat melihat bekas tarikan itu pada leher beliau. ternyata tarikan tadi begitu keras sehingga ujung kain yang tebal itu membekas di leher beliau. Si Arab badui itu berkata: &#8220;Wahai Muhammad, berikanlah kepadaku sebagian yang kamu miliki dari harta Alloh!&#8221; Beliau lantas menoleh kepadanya sambil tersenyum lalu mengabulkan permintaannya.&#8221; </em>(Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Ketika Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi  wasallam</em> baru kembali dari peperangan Hunain, beberapa orang Arab badui mengikuti beliau, mereka meminta bagian kepada beliau. Mereka terus meminta sampai-sampai beliau terdesak ke sebuah pohon, sehingga jatuhlah selendang beliau, ketika itu beliau berada di atas tunggangan. Beliau lantas berkata, yang artinya: <em>Kembalikanlah selendang itu kepadaku, Apakah kamu khawatir aku akan berlaku bakhil? Demi Alloh, seadainya aku memiliki unta-unta yang merah sebanyak pohon &#8216;Udhah ini, niscaya akan aku bagikan kepadamu, kemudian kalian pasti tidak akan mendapatiku sebagai seorang yang bakhil, penakut lagi pendusta.&#8221; </em>(HR: Al-Baghawi  di dalam kitab Syarhus Sunnah dan telah dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani)</p>
<p>Merupakan bentuk tarbiyah dan ta&#8217;lim yang paling jitu dan indah adalah berlaku lemah lembut dalam segala perkara, dalam mengenal maslahat dan menolak mafsadat.</p>
<p>Kecemburuan yang dimiliki para sahabat telah mendorong mereka untuk menyanggah setiap melihat orang yang keliru dan tergelincir dalam kesalahan. Mereka memang berhak melakukan hal itu! Namun Rasululloh<em> shallallahu &#8216;alaihi  wasallam</em> yang lembut dan penyantun melarang mereka melakukan seperti itu, karena orang itu (pelaku kesalahan itu) jahil atau karena mudharat yang timbul dibalik itu lebih besar. Tentu saja, perilaku Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em>  lebih utama untuk diteladani.</p>
<p>Abu Hurairah <em>radhiallahu anhu</em>  menceritakan:<em> &#8220;Suatu ketika, seorang Arab Badui buang air kecil di dalam masjid (tepatnya di sudut masjid). Orang-orang lantas berdiri untuk memukulinya. Namun Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam memerintahkan: &#8220;Biarkanlah dia, siramlah air kencingnya dengan seember atau segayung air. Sesungguhya kamu ditampilkan ke tengah-tengah umat manusia untuk memberi kemudahan bukan untuk membuat kesukaran.&#8221;</em> (HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Kesabaran Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em> dalam menyebarkan dakwah layak menjadi motivasi bagi kita untuk meneladaninya. Kita wajib berjalan di atas manhaj (metode) beliau di dalam berdakwah semata-mata karena Allah tanpa membela kepentingan pribadi.</p>
<p>Aisyah radhiyallahu &#8216;anha pernah bertanya kepada  Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em>: &#8220;Apakah ada hari yang engkau rasakan  lebih berat daripada hari peperangan Uhud?&#8221; beliau menjawab, yang artinya: <em>&#8220;Aku telah mengalami berbagai peristiwa dari kaummu, yang paling berat kurasakan adalah pada hari &#8216;Aqabah, ketika aku menawarkan dakwah ini kepada Abdu Yalail bin Abdi Kalaal namun dia tidak merespon keinginanku. Akupun kembali dengan wajah kecewa. Aku terus berjalan dan baru tersadar ketika telah sampai di Qornuts Tsa&#8217;alib (sebuah gunung di kota Makkah). Aku tengadahkan wajahku, kulihat segumpal awan tengah memayungiku. Aku perhatikan dengan saksama, ternyata Malaikat Jibril alaihissalam ada di sana. Lalu ia menyeruku: &#8220;Sesungguhnya Alloh Subhanahu wata’ala telah mendengar ucapan kaum-mu dan bantahan mereka terhadapmu. Dan aku telah mengutus malaikat pengawal gunung kepadamu supaya kamu perintahkan ia sesuai kehendakmu. Kemudian malaikat pengawal gunung itu memberi salam kepadaku lalu berkata: &#8220;Wahai Muhammad, sesungguhnya Alloh Subhanahu wata’ala telah mendengar ucapan kaummu dan bantahan mereka terhadapmu, dan aku adalah malaikat pengawal gunung, Alloh Subhanahu wata’ala telah mengutusku kepadamu untuk melaksanakan apa yang kamu perintahkan kepadaku. Sekarang, apakah yang kamu kehendaki? jika kamu menghendaki agar aku menimpakan kedua gunung ini atas mereka, niscaya aku lakukan!&#8221; Beliau menjawab: &#8220;Tidak, justru aku berharap semoga Alloh Subhanahu wata’ala mengeluarkan dari tulang sulbi mereka keturunan yang menyembah Alloh Subhanahu wata’ala semata dan tidak mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya.&#8221; </em>(Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Pada hari ini, sering kita lihat sebagian orang yang bersikap terburu-buru dalam berdakwah. Berharap dapat segera memetik hasil. Hanya membela kepentingan pribadi yang justru hal itu merusak dakwah dan mengotori keikhlasan<strong>. Oleh sebab itu, berapa banyak kelompok-kelompok dakwah yang gagal karena individu-individunya tidak memiliki kesabaran dan ketabahan! </strong></p>
<p>Setelah  bersabar dan berjuang selama bertahun-tahun, barulah terwujud apa yang  dicita-citakan Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam.</em></p>
<p>Dalam sebuah syair disebutkan:<br />
<em>Bagaimanakah mungkin dapat diimbangi<br />
seorang insan terbaik yang hadir  di muka bumi.<br />
Semua orang yang terpandang tidak akan mampu mencapai  ketinggian derajatnya.<br />
Semua orang yang mulia tunduk di hadapannya.<br />
Para  penguasa Timur dan Barat rendah di sisi-nya.</p>
<p></em>Abdullah bin Mas&#8217;ud<em>  radhiallaahu anhu</em> mengungkapkan:<em> &#8220;Sampai sekarang masih terlintas dalam ingatanku saat Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam mengisahkan seorang Nabi yang dipukul kaumnya hingga berdarah. Nabi tersebut mengusap darah pada wajahnya seraya berdoa (yang artinya): &#8220;Ya Alloh, ampunilah kaumku! karena mereka kaum yang jahil.&#8221;</em>  (Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Pada suatu hari ketika Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi  wasallam</em> tengah melayat satu jenazah, datanglah seorang Yahudi bernama Zaid bin Su&#8217;nah menemui beliau untuk menuntut utangnya. Yahudi itu menarik ujung gamis dan selendang beliau sambil memandang dengan wajah yang bengis. Dia berkata: &#8220;Ya Muhammad, lunaskanlah utangmu padaku!&#8221; dengan nada yang kasar. Melihat hal itu Umar<em> Radhiallahu&#8217;anhu</em> pun marah, ia menoleh ke arah Zaid si Yahudi sambil mendelikkan matanya seraya berkata: &#8220;Hai musuh Alloh, apakah engkau berani berkata dan berbuat tidak senonoh terhadap Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi  wasallam</em> di hadapanku!&#8221; Demi Dzat Yang telah mengutusnya dengan membawa Al-Haq, seandainya bukan karena menghindari teguran beliau, niscaya sudah kutebas engkau dengan pedangku!&#8221;</p>
<p>Sementara Rasululloh <em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam</em>  memperhatikan reaksi Umar <em>radhiallaahu anhu</em> dengan tenang. Beliau berkata, yang artinya: <em>&#8220;Wahai Umar, saya dan dia lebih membutuhkan perkara yang lain (nasihat). Yaitu engkau anjurkan kepadaku untuk menunaikan utangnya dengan baik, dan engkau perintahkan dia untuk menuntut utangnya dengan cara yang baik pula. Wahai umar bawalah dia dan tunaikanlah haknya serta tambahlah dengan dua puluh sha&#8217; kurma.&#8221;</em></p>
<p>Melihat Umar<em> radhiallahu anhu</em> menambah dua puluh sha&#8217; kurma, Zaid si  Yahudi itu bertanya:<em> &#8220;Ya Umar, tambahan apakah ini? Umar radhiallahu anhu menjawab: &#8220;Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam memerintahkanku untuk menambahkannya sebagai ganti kemarahanmu!&#8221; Si Yahudi itu berkata: &#8220;Ya Umar, apakah engkau mengenalku?&#8221; &#8220;Tidak, lalu siapakah Anda?&#8221; Umar Radhiallahu&#8217;anhu balas bertanya. &#8220;Aku adalah Zaid bin Su&#8217;nah&#8221; jawabnya. &#8220;Apakah Zaid si pendeta itu?&#8221; tanya Umar lagi. &#8220;Benar!&#8221; sahutnya. Umar lantas berkata: &#8220;Apakah yang mendorongmu berbicara dan bertindak seperti itu terhadap Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam ? Zaid menjawab: &#8220;Ya Umar, tidak satupun tanda-tanda kenabian kecuali aku pasti mengenalinya melalui wajah beliau setiap kali aku memandangnya. Tinggal dua tanda yang belum aku buktikan, yaitu: apakah kesabarannya dapat memupus tindakan jahil, dan apakah tindakan jahil yang ditujukan kepadanya justru semakin menambah kemurahan hati-nya?&#8221; Dan sekarang aku telah membuktikannya. Aku bersaksi kepadamu wahai Umar, bahwa aku rela Alloh Subhanahu wata’ala sebagai Rabbku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad sebagai nabiku. Dan Aku bersaksi kepadamu bahwa aku telah menyedekahkan sebagian hartaku untuk umat Muhammad . Umar berkata: &#8220;Ataukah untuk sebagian umat Muhammad Shallallahu&#8217;alaihi wasallam saja? sebab hartamu tidak akan cukup untuk dibagikan kepada seluruh umat Muhammad .&#8221; Zaid berkata: &#8220;Ya, untuk sebagian umat Muhammad . Zaid kemudian kembali menemui Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wasallam dan menyatakan kalimat syahadat &#8220;Asyhadu al Laa Ilaaha Illallaahu, wa Asyhadu Anna Muhammadan Abduhu wa Rasuuluhu&#8221;. Ia beriman dan membenarkan Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wasallam .&#8221;</em> (HR: Al-Hakim dalam kitab Mustadrak dan  menshahihkannya).</p>
<p>Cobalah perhatikan dialog yang panjang tersebut, sebuah pendirian dan kesudahan yang mengesankan. Semoga kita dapat meneladani junjungan kita nabi besar Muhammad . Meneladani kesabaran beliau dalam menghadapi beraneka ragam manusia. Dan dalam mendakwahi mereka dengan lemah lembut dan santun. Memberikan motivasi bila mereka berlaku baik, serta menumbuhkan rasa optimisme di dalam diri mereka.</p>
<p>&#8216;Aisyah <em>radhiyallahu &#8216;anha </em>menceritakan: <em>&#8220;Suatu kali aku pergi melaksanakan umrah bersama Rasululloh shallallahu &#8216;alaihi wasallam dari kota Madinah. Ketika tiba di kota Makkah, aku berkata: &#8220;Wahai Rasululloh </em><em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam, ayah dan ibuku sebagai tebusannya, engkau mengqasar shalat namun aku menyempurnakan-nya, engkau tidak berpuasa justru aku yang berpuasa?&#8221; beliau menjawab: &#8220;Bagus, wahai &#8216;Aisyah!&#8221; Beliau sama sekali tidak mencela diriku.&#8221;</em> (HR: An-Nasaai)</p>
<p>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/101/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/101/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=101&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/kehalusan-kelemah-lembutan-dan-kesabaran-rasululloh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelayan Rasululloh</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/pelayan-rasululloh/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/pelayan-rasululloh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 06:09:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/pelayan-rasululloh/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pelayan yang miskin papa lagi lemah, namun oleh Rasululloh Shalallaahu alaihi wa salam ditempatkan pada kedudukan yang layak. Beliau mengukurnya dari sisi agama dan ketakwaannya, bukan dari sisi status sosial dan keduduk-annya yang lemah. Rasululloh Shalallaahu alaihi wa salam telah memberikan pengarahan dalam memperlakukan pelayan dan pekerja, beliau bersabda, yang artinya: &#8220;Mereka (para pelayan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=100&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Seorang pelayan yang miskin papa lagi lemah, namun oleh Rasululloh<em> Shalallaahu alaihi wa salam </em>ditempatkan pada kedudukan yang layak. Beliau mengukurnya dari sisi agama dan ketakwaannya, bukan dari sisi status sosial dan keduduk-annya yang lemah. Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wa salam </em>telah memberikan pengarahan dalam memperlakukan pelayan dan pekerja, beliau bersabda, yang artinya: <em>&#8220;Mereka (para pelayan dan pekerja) adalah saudara kamu (seiman). Alloh Ta&#8217;ala menempatkan mereka di bawah kekuasaan kamu. Berilah mereka makanan yang biasa kamu makan, berikanlah mereka pakaian yang biasa kamu pakai. Janganlah memberatkan mereka di luar batas kemampuan. Jika kamu memberikan sebuah tugas, bantulah mereka dalam melaksanakannya.&#8221;</em> (HR: Muslim)<span id="more-100"></span></p>
<p align="justify">Simaklah penuturan seorang pelayan tentang majikannya. Sebuah penuturan yang sangat mengagumkan dan pengakuan yang mengesankan serta pujian nan agung. Pernahkah antum melihat seorang pelayan memuji majikannya sebagaimana pujian yang diberikan pelayan Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> kepadanya!?&#8221;</p>
<p>Anas bin Malik <em>Radhiallaahu anhu</em> mengungkapkan, yang artinya: <em>&#8220;Aku pernah menjadi pelayan Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam selama sepuluh tahun. Tidak pernah sama sekali beliau mengucapkan &#8220;hus&#8221; kepadaku. Beliau tidak pernah membentakku terhadap sesuatu yang kukerjakan (dengan ucapan): &#8220;Mengapa engkau kerjakan begini!&#8221; Dan tidak pula terhadap sesuatu yang tidak kukerjakan (dengan ucapan): &#8220;Mengapa tidak engkau kerjakan!&#8221;</em> (HR: Muslim)</p>
<p>Bukan hitungan hari atau bulan, tetapi genap sepuluh tahun! Jangka waktu yang sangat panjang. Yang penuh dengan suka dan lara, tangis dan tawa. Penuh dengan emosi jiwa dan pasang surut kehidupan. Ayah ibuku menjadi tebusannya, meskipun demikian beliau <em>Shalallaahu alaihi wasalam </em>tidak pernah membentak atau memerintahnya. Justru sebaliknya, beliau memberikan balasan yang setimpal, membuat bahagia perasaan pelayannya, menutupi kebutuhan mereka beserta keluarga serta mendoakan mereka.</p>
<p>Anas Radhiallaahu anhu mengungkapkan, yang artinya: <em>&#8220;Ibuku pernah berkata: &#8220;Wahai Rasululloh, anak ini akan menjadi pelayanmu, doakanlah ia.&#8221; Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam kemudian berdoa: &#8220;Ya Alloh, anugrahkanlah kepadanya harta dan keturunan yang banyak dan berkahilah rizki yang Engkau curahkan kepadanya.&#8221;</em> (HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Beliau <em>Shalallaahu alaihi wa salam </em>adalah seorang pemberani. Hanya saja keberanian itu cuma beliau pergunakan untuk membela kebenaran semata. Beliau tidak pernah mengebiri hak kaum lemah yang berada di bawah tanggung jawab beliau, baik itu sang istri maupun si pelayan.</p>
<p>&#8216;Aisyah <em>Radhiallaahu anha</em> menuturkan:<em> &#8220;Rasululloh Shalallaahu alaihi wa salam tidak pernah sama sekali memukul seorangpun kecuali dalam rangka berjihad di jalan Allah Ta&#8217;ala. Beliau tidak pernah memukul pelayan dan kaum wanita.&#8221; </em>(HR: Muslim).</p>
<p>Itulah &#8216;Aisyah <em>Radhiallaahu anha</em>, yang telah berulang kali mengungkapkan keluhuran budi sebaik-baik hamba yang terpilih. Telah banyak sekali riwayat yang bercerita tentang keagungan pribadi dan keelokan pergaulan beliau. Sampai-sampai kaum kafir Quraisy juga mengakuinya.</p>
<p>&#8216;Aisyah <em>Radhiallaahu anha</em> kembali mengungkapkan: <em>&#8220;Aku tidak pernah melihat Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam membalas suatu aniaya yang ditimpakan orang atas dirinya. Selama orang itu tidak melanggar kehormatan Allah Ta&#8217;ala. Namun, bila sedikit saja kehormatan Allah Ta&#8217;ala dilanggar orang, maka beliau adalah orang yang paling marah karenanya. Dan sekiranya beliau diminta untuk memilih di antara dua perkara, pastilah beliau memilih yang paling ringan, selama perkara itu tidak menyangkut dosa.&#8221;</em> (HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Beliau <em>Shalallaahu alaihi wa salam </em>menyeru umatnya untuk berlaku lemah lembut dan sabar. Beliau <em>Shalallaahu alaihi wa salam</em> bersabda, yang artinya: <em>&#8220;Sesungguhnya Alloh Ta&#8217;ala itu Maha Lembut, dan menyukai kelembutan dalam segala perkara.&#8221; </em>(Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/100/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/100/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=100&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/pelayan-rasululloh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tawadhu&#8217; Rasululloh</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/tawadhu-rasululloh/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/tawadhu-rasululloh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 06:09:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/tawadhu-rasululloh/</guid>
		<description><![CDATA[Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam adalah seorang yang sangat elok akhlaknya dan sangat agung wibawanya. Akhlak beliau adalah Al-Qur&#8217;an sebagaimana yang dituturkan &#8216;Aisyah Radhiallahu&#8217;anha, ia berkata, yang artinya: &#8220;Akhlak Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam adalah Al-Qur&#8217;an.&#8221; (HR: Muslim). Beliau juga pernah bersabda, yang artinya: &#8220;Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.&#8221; (HR. Ahmad) Salah satu bentuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=99&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> adalah seorang yang sangat elok akhlaknya dan sangat agung wibawanya. Akhlak beliau adalah Al-Qur&#8217;an sebagaimana yang dituturkan &#8216;Aisyah <em>Radhiallahu&#8217;anha</em>, ia berkata, yang artinya: <em>&#8220;Akhlak Rasululloh Shalallaahu  alaihi wasalam adalah Al-Qur&#8217;an.&#8221;</em> (HR: Muslim). Beliau juga pernah  bersabda, yang artinya: <em>&#8220;Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.&#8221;</em>  (HR. Ahmad)<br />
Salah satu bentuk ketawadhu&#8217;an Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> adalah  beliau tidak suka dipuji dan disanjung secara berlebihan. Dari Umar bin Kaththab  <em>Radhiallaahu anhu</em> ia berkata: Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> pernah  bersabda, yang artinya: <em>&#8220;Janganlah kamu sanjung aku (secara berlebihan) sebagaimana kaum Nasrani menyanjung &#8216;Isa bin Maryam alaihis Salam secara berlebihan. Aku hanyalah seorang hamba Alloh, maka panggillah aku dengan sebutan: hamba Alloh dan Rasul-Nya.&#8221;</em> (HR: Abu Daud) <span id="more-99"></span>Dari Anas bin Malik <em>Radhiallaahu anhu</em> ia  berkata, yang artinya: <em>&#8220;Ada beberapa orang memanggil Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam sambil berkata: &#8220;Wahai Rasululloh, wahai orang yang terbaik dan anak orang yang terbaik di antara kami, wahai junjungan kami dan anak dari junjungan kami.&#8221; Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam segera menyanggah seraya berkata: &#8220;Wahai sekalian manusia, katakanlah sewajarnya saja! Jangan sampai kamu digelincirkan setan. Aku adalah Muhammad hamba Alloh dan rasul-Nya. Aku tidak sudi kamu angkat di atas kedudukan yang dianugrahkan Alloh Subhannahu wa Ta&#8217;ala kepadaku.&#8221; </em>(HR: An-Nasai)</p>
<p>Sebagian orang ada yang menyanjung Rasululloh  <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> secara berlebihan. Sampai-sampai ia meyakini bahwa  Rasululloh<em> Shalallaahu alaihi wasalam </em>mengetahui ilmu ghaib atau meyakini bahwa beliau memiliki hak untuk memberikan manfaat dan menurunkan mudharat, bahwa beliau dapat mengabulkan segala permintaan dan menyembuhkan segala penyakit. Padahal Alloh <em>Subhannahu wa Ta&#8217;ala </em>telah menyanggah keyakinan seperti itu. Alloh  <em>Subhannahu wa Ta&#8217;ala</em> berfirman, yang artinya: <em>&#8220;Katakanlah: &#8220;Aku tidak berkuasa menarik keman-fa&#8217;atan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan.&#8221; </em>(QS: Al-Araf:  188)</p>
<p>Demikianlah akhlak Nabi yang mulia, seorang utusan Alloh <em>Subhannahu  wa Ta&#8217;ala</em>, sebaik-baik manusia di muka bumi dan seutama-utama makhluk di kolong langit. Beliau senan-tiasa tunduk patuh dan bertaubat kepada Rabbnya. Beliau tidak menyukai kesombongan, bahkan beliau adalah pemimpin kaum yang tawadhu&#8217; dan penghulu kaum yang tunduk patuh kepada Rabb <em>Subhannahu wa Ta&#8217;ala</em>. Anas bin  Malik <em>Radhiallaahu anhu</em> mengungkapkan, yang artinya: <em>&#8220;Tidak ada seorangpun yang lebih mereka cintai daripada Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam . Walaupun begitu, apabila mereka melihat beliau, mereka tidak berdiri untuk menyambut beliau. karena mereka mengetahui bahwa beliau Shalallaahu alaihi wasalam tidak menyukai cara seperti itu.&#8221; </em>(HR: Ahmad)</p>
<p>Layangkanlah pandanganmu kepada Nabi umat ini Shalallaahu alaihi wasalam. Saksikan sikap tawadhu&#8217; beliau yang sangat mengagumkan dan keelokan akhlak yang langka ditemukan. Beliau tetap bersikap tawadhu&#8217; terhadap seorang wanita miskin. Beliau luangkan waktu untuk melayaninya, padahal waktu beliau penuh dengan amal ibadah!</p>
<p>Dari Anas  bin Malik<em> Radhiallaahu anhu</em> ia berkata, yang artinya: <em>&#8220;Suatu hari seorang wanita datang menemui Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam ia mengadu kepada beliau sambil berkata: &#8220;Wahai Rasululloh, saya membutuhkan sesuatu dari Anda.&#8221; Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam berkata kepadanya: &#8220;Pilihlah di jalan mana yang kamu kehendaki di kota Madinah ini, tunggulah aku di sana, niscaya aku akan menemuimu (melayani keperluan-mu).&#8221; </em>(HR: Abu Daud)</p>
<p>Beliau hadir dengan segenap  jiwa yang terpuji lagi elok.<br />
Menjulang tinggi ke tempat yang terpuji  dengannya.<br />
Bila disingkap kesturi dari cincinnya kepada jagad raya<br />
niscaya setiap orang akan merasakan harumnya<br />
baik yang di gunung maupun  di lembah.<br />
Sungguh, beliau adalah pemimpin segenap ahli tawadhu&#8217; baik dalam  ilmu ataupun amal.</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Hurairah <em>Radhiallaahu anhu  </em>dari Rasululloh<em> Shalallaahu alaihi wasalam</em> beliau bersabda, yang artinya: <em>&#8220;Andaikata aku diundang makan paha atau kaki binatang, niscaya aku kabulkan undangannya. Andaikata kepadaku hanya dihadiahkan kaki atau paha binatang, tentu akan aku terima hadiah itu.&#8221;</em> (HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Semoga hadits Rasululloh  <em>Shalallaahu alaihi wasalam </em>tadi menjadi pelajaran sekaligus peringatan bagi orang-orang yang takabbur dari sifat sombong dan angkuh. Abdullah bin Mas&#8217;ud Radhiallaahu anhu meriwayatkan bahwa beliau <em>Shallallahu&#8217;alaihi wasallam</em>  bersabda, yang artinya: <em>Tidak akan masuk Surga orang yang di dalam hatinya terdapat  sebesar biji zarrah kesombongan.&#8221;</em> (HR: Muslim)</p>
<p>Sifat sombong merupakan  jalan menuju Neraka, <em>wal &#8216;iyaadzubillah</em>, meskipun hanya sebesar biji zarrah. Cobalah lihat hukuman yang ditimpakan terhadap orang yang sombong dan angkuh cara berjalannya. Betapa besar kemurkaan dan kemarahan yang diturunkan Alloh <em>Ta&#8217;ala</em> atasnya. Dan betapa pedih siksa yang dideritanya.</p>
<p>Dari Abu  Hurairah <em>Radhiallaahu anhu</em> dari Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam </em>beliau  bersabda, yang artinya: <em>&#8220;Ketika seorang lelaki berjalan dengan mengenakan pakaiannya, takjub dengan kehebatan dirinya sendiri, rambutnya tersisir rapi, berjalan dengan angkuh. Namun tiba-tiba Alloh Ta&#8217;ala menenggelamkannya. Dia terus terbenam ke dasar bumi sampai hari Kiamat.&#8221; </em>(Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/99/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/99/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=99&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/07/tawadhu-rasululloh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tangis Rasululloh</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/06/tangis-rasululloh/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/06/tangis-rasululloh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jul 2007 17:49:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/06/tangis-rasululloh/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang pasti pernah menangis, baik kaum pria maupun wanita. Akan tetapi tahukah kamu, mengapa dan karena siapa mereka menangis? Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam juga menangis, padahal dunia berada dalam genggamannya jika beliau menghendaki. Dan Surga ada di hadapan beliau, sementara beliau berada di tempat yang paling tinggi di dalamnya. Benar, beliau memang sering menangis, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=98&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Setiap orang pasti pernah menangis, baik kaum pria maupun wanita. Akan tetapi tahukah kamu, mengapa dan karena siapa mereka menangis? Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> juga menangis, padahal dunia berada dalam genggamannya jika beliau menghendaki. Dan Surga ada di hadapan beliau, sementara beliau berada di tempat yang paling tinggi di dalamnya. Benar, beliau memang sering menangis, sebagaimana tangisan seorang hamba ahli ibadah. Beliau menangis di dalam shalat tatkala bermunajat kepada Robb <em>Subhannahu wa Ta&#8217;ala</em>. Beliau juga menangis ketika mendengarkan tilawah Al-Quran. Tangisan yang bersumber dari kelembutan hati dan ketulusan nurani serta dari ma&#8217;rifat keagungan Alloh <em> Subhannahu wa Ta&#8217;ala</em>.</p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span>  <span id="more-98"></span>Dari Mutharrif –yakni bin Abdillah bin Asy Syikhkhir- dari bapaknya –yakni  Abdullah bin Asy Syikhkhir <em>Radhiallaahu anhu </em>- ia berkata, yang artinya: &#8220;<em>Aku datang menemui Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam ketika beliau sedang shalat. Dari rongga dada beliau keluar suara seperti bunyi air yang tengah mendidih di dalam kuali, disebabkan tangis beliau.&#8221;</em> (HR: Abu Daud)</p>
<p>Abdullah bin Mas&#8217;ud  Radhiallaahu anhu menuturkan: <em>&#8220;Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam pernah berkata kepadaku: &#8220;Bacalah Al-Qur&#8217;an untukku&#8221; aku berkata: &#8220;Wahai Rasulullah, apakah aku yang harus membacanya, sedangkan Al-Qur&#8217;an itu diturunkan kepadamu?&#8221; beliau menimpali: &#8220;Aku lebih suka mendengarkannya dari orang lain.&#8221; Akupun membacakan surat An-Nisaa&#8217; untuk beliau. Hingga telah sampai pada ayat: &#8220;Maka bagaimanakah (halnya orang-orang kafir nanti), apabila kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu).&#8221; </em>(QS: An-Nisa: 41)  <em>Aku lihat air mata beliau menetes.&#8221; </em>(HR: Al-Bukhari)</p>
<p>Cobalah perhatikan uban yang menghiasi rambut beliau. Jumlahnya lebih kurang delapan belas helai di kepala dan janggut beliau. Camkanlah dengan mata hatimu, dengarkanlah kisah uban putih tersebut dari penuturan beliau. Abu Bakar Radhiallaahu anhu pernah bertanya: &#8220;Wahai Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam , sungguh Anda telah beruban.&#8221; Beliau menjawab: &#8220;Surat Hud, surat Al-Waqi&#8217;ah, surat Al-Mursalat, surat &#8216;Amma yatasaa`aluun dan surat Idzasy Syamsu kuwwirat telah menyebabkan aku beruban.&#8221; (HR: At-Tirmidzi)</p>
<p>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/98/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/98/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=98&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/06/tangis-rasululloh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Fajar Menyingsing</title>
		<link>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/06/ketika-fajar-menyingsing/</link>
		<comments>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/06/ketika-fajar-menyingsing/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jul 2007 14:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibrahimovic</dc:creator>
				<category><![CDATA[BerAdab]]></category>
		<category><![CDATA[BerAkhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dar Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Darul Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntunan Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/06/ketika-fajar-menyingsing/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah keheningan malam mulai memecah, seiring dengan fajar yang mulai merekah, saat kewajiban shalat shubuh selesai ditunaikan, Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam tetap duduk di tempat selepas shalat shubuh untuk berdzikir menyebut asma Alloh Subhannahu wa Ta&#8217;ala sampai terbit matahari. Kemudian beliau mengerjakan shalat dua rakaat. Jabir bin Samurah Radhiallaahu anhu menceritakan kepada kita: &#8220;Biasanya Rasululloh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=97&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"> Setelah keheningan malam mulai memecah, seiring dengan fajar yang mulai merekah, saat kewajiban shalat shubuh selesai ditunaikan, Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi  wasalam</em> tetap duduk di tempat selepas shalat shubuh untuk berdzikir menyebut  asma Alloh <em>Subhannahu wa Ta&#8217;ala</em> sampai terbit matahari. Kemudian beliau  mengerjakan shalat dua rakaat.<span id="more-97"></span></p>
<p align="justify">Jabir bin Samurah <em>Radhiallaahu anhu</em> menceritakan  kepada kita: <em>&#8220;Biasanya Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam selalu duduk di tempat shalat seusai menunaikan shalat subuh sampai matahari benar-benar meninggi.&#8221;</em> (HR: Muslim)</p>
<p>Rasululloh <em>Shalallaahu alaihi wasalam</em> menganjurkan umatnya agar meng-amalkan sunnah yang agung tersebut. Beliau menyebutkan pahala dan balasan yang besar bagi orang yang mengamalkannya.</p>
<p>Dari Anas bin Malik Radhiallaahu anhu  ia berkata Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam pernah bersabda, yang artinya:<em> &#8220;Barang siapa yang ikut shalat fajar berjamaah di masjid, lalu duduk berdzikir mengingat Allah Subhannahu wa Ta&#8217;ala sampai matahari terbit, kemudian mengerjakan shalat dua rakaat, maka baginya pahala bagaikan orang yang menunaikan ibadah haji dan umrah dengan sempurna, sempurna dan sempurna.&#8221; </em>(HR: At-Tirmidzi)</p>
<p>(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
<p>Disalin dari: <a href="http://www.arsipmoslem.wordpress.com/">Arsip Moslem Blogs</a><i> dan sumber artikel dari <a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim Info</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibrahimovic.wordpress.com/97/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibrahimovic.wordpress.com/97/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibrahimovic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibrahimovic.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibrahimovic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibrahimovic.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibrahimovic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibrahimovic.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibrahimovic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibrahimovic.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibrahimovic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibrahimovic.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibrahimovic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibrahimovic.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibrahimovic.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibrahimovic.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibrahimovic.wordpress.com&amp;blog=701612&amp;post=97&amp;subd=ibrahimovic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibrahimovic.wordpress.com/2007/07/06/ketika-fajar-menyingsing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04c07e0e96c70f023ee5f0339c4332ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibrahimovic</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
