Rasululloh Dengan Para Tetangga
Juli 8, 2007
Disimpan dalam BerAdab, BerAkhlaq, Bimbingan Adab, Budi Mulia, Budi Pekerti, Dar Akhlaq, Darul Adab, Darul Akhlaq, Implementasi Iman, Kajian Adab, Kajian Akhlaq, Pondok Adab, Pondok Akhlaq, Pribadi Luhur, Sifat Mulia, Tarbiyah Adab, Tarbiyah Akhlaq, Tarbiyah Islam, Tuntunan Adab, Tuntunan Akhlaq
Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam sangat memuliakan para tetangga. Tetangga memiliki kedudukan yang agung dalam kehidupan beliau. Beliau pernah berkata, yang artinya: “Malaikat Jibril alaihissalam senatiasa mewasiatkan agar aku berbuat baik kepada tetangga, sehingga aku mengira ia (Jibril) akan memberikan hak waris (bagi mereka).” (HR: Al-Bukhari dan Muslim)
Beliau mewasiatkan Abu Dzar radhiallaahu anhu, yang artinya: “Wahai Abu Dzar, jika engkau memasak makanan, perbanyaklah kuahnya, janganlah engkau lupa membagikannya kepada tetanggamu.” (HR: Muslim)
Beliau juga memperingatkan dari bahaya mengganggu tetangga. Beliau bersabda, yang artinya: “Tidak akan masuk Surga orang yang tidak merasa aman tetangganya dari kejahatannya.” (HR: Muslim)
Oleh sebab itu, hendaklah kita senantiasa berlaku baik kepada para tetangga. Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, hendaklah ia berlaku baik kepada tetangganya.” (HR: Muslim)
(Sumber Rujukan: Sehari Di Kediaman Rasululloh Shallallahu’alaihi Wasallam, Asy-Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim)
Disalin dari: Arsip Moslem Blogs dan sumber artikel dari Media Muslim Info