BANGKAI YANG ADUHAI
Belakangan bangkai-bangkai motor gede (moge) banyak diburu. Tak peduli kondisi mesin mati sekalipun. Asalkan surat-surat komplet, transaksi segera terlaksana. Pasalnya, kini mulai banyak bengkel motor yang berani ngidupin dapur pacu moge. Partnya juga semakin gampang ditemui. Sekalipun tidak ada, tinggal pesan ke Singapura.
Sementara soal meng-upgrade tampilan zaman dulunya, rata-rata rumah modifikasi sekarang bersedia pasang aksi.
Seperti terjadi pada Cover Story kita kali ini, Suzuki GSX-R 400 keluaran 1986. Dwi A, sebagai pemilik menuturkan awalnya moge kesayangannya itu ditebus dalam kondisi mesin cukup menyedihkan. “Matot alias mati total. Entah apanya yang rusak. Bodinya sih masih bagus, tapi tampangnya jadul banget dan aneh kerena udah banyak ubahan sana-sini,” ujar warga Rawamangun, Jaktim ini.
Beruntung sebagian besar komponen, baik mesin maupun sasis masih lengkap. Sehingga tak terlalu banyak pengeluaran bila harus melakukan perbaikan. Oh ya, keinginan pertama Dwi kelar menebus moge berlambang S tersebut adalah mengubah tampang lama GSX-R 400 yang aslinya model full fairing. “Tetapi saya saat itu belum tahu ingin diubah model apa,” cerita pria berbadan tinggi tegap ini.
Bahkan hingga ia menyerahkan motornya tersebut ke salah satu rumah modifikasi kondang di kawasan Kuningan, Jaksel, yakni Laksa Motor (LM) untuk menjalani operasi tampang, Dwi tidak membawa konsep apa pun.
“Semuanya saya serahkan ke pemilik LM. Terserah ubahannya mau kayak apa,” lanjut Dwi. Namun ia hanya berpesan pada Andri Aming Aliwarga, bos LM, bahwa tampang barunya nanti yang jelas harus sangar bin kekar.
Sehingga yang melihatnya bakal bilang ‘Aduhai’.
Nah, apa ubahan yang dilakukan Aming? Silakan pelototi baik-baik.
Januari 24, 2007